Aset Kripto Terra Hari Ini Melesat 13,6 Persen, Apa Pemicunya?

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi melihat mayoritas aset kripto melaju di zona hijau pagi ini. Dari sepuluh aset kripto dengan kapitalisasi tertinggi, terra (LUNA) menguat paling tinggi mencapai 13,6 persen dalam 24 jam terakhir.

“Karena investor kembali memburu aset kripto jelang libur Natal tahun 2021,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Desember 2021.

Senada dengan Ibrahim, Chief Technology Officer Litedex Protocol, Aji M Iqbal mengatakan positifnya pasar kripto tak lepas dari sikap investor yang kembali memburu aset berisiko setelah pada pekan lalu sempat terkoreksi.

“Pembalikan arah (rebound) di pasar kripto juga terjadi setelah kabar positif terkait virus corona (Covid-19) varian Omicron terus berdatangan, menandakan bahwa skenario Omicron berpotensi menjadi varian terakhir dari Covid-19”, kata Iqbal.

Ia mengatakan kabar positif datang dari Afrika Selatan (Afsel), Inggris, dan Skotlandia. Studi menunjukkan bahwa penderita Omicron memiliki peluang terkecil dibanding varian lain dalam memicu pemburukan keadaan yang memaksa penderita harus dirujuk ke rumah sakit.

Investor juga masih merespons positif dari penyetujuan obat Covid-19 buatan Pfizer oleh Balai Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) AS.

Rabu lalu, FDA telah menyetujui peredaran obat Covid-19 besutan Pfizer. Studi menunjukkan bahwa obat berbentuk pil tersebut memiliki efektivitas hingga 89 persen untuk meringankan gejala Covid sehingga penderita tak perlu ‘mondok’ di rumah sakit. Lalu pada Kamis kemarin, izin serupa diterbitkan bagi Merck.

12 Selanjutnya

Mengutip coinmarket.com, Jumat, 24 Desember 2021, harga terra bertengger di level US$ 98,91 per keping. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar solana sebesar US$ 36,18 miliar, cardano (ADA) sebesar 10,02 persen dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 1,48 per keping. Jika dilihat dalam sepekan terakhir, harga cardano menguat 18,58 persen. Bitcoin (BTC) tampak menguat 5,47 persen dalam 24 jam terakhir ke level US$ 51.260 per keping.

Dalam sepekan terakhir, aset kripto dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar itu tercatat menguat 7,37 persen. Ethereum (ETH) naik 3,09 persen dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 4.114 per keping dan solana (SOL) naik 3,76 persen dalam 24 jam terakhir ke level US$ 188,68 per keping. Tether (USDT) sebesar 0,04 persen dalam 24 jam terakhir ke level US$ 1 per keping, ripple (XRP) 0,51 persen dalam 24 jam terakhir ke level US$ 0,99 per keping.

Kemudian, binance coin (BNB) menguat 2,32 persen ke level US$ 549,39 per keping dan USD coin (USDC) naik 0,01 persen menjadi US$ 1 per keping. Sisanya, avalanche (AVAX) tampak melemah 2,82 persen dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 121,32 per keping. Namun, aset kripto itu menguat 18,7 persen jika dihitung dalam sepekan terakhir.

CAESAR AKBAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.