Memahami Rumus Keseimbangan Pasar

Mendalami dunia bisnis dan ekonomi memang tidak ada ujungnya karena cakupan bidang yang satu ini cukup luas secara makro ataupun mikro. Yang mana dalam ruang lingkup ekonomi mikro terdapat segudang hal yang bisa dibahas salah satunya adalah keseimbangan pasar.

Apa yang harus dipahami dari rumus keseimbangan pasar?

  1. Memahami Keseimbangan Pasar

Dalam menjalankan bisnis atau berkegiatan ekonomi tentunya fokus yang anda miliki bukan hanya sekadar pemasaran produk namun juga mengetahui keseimbangan dari pasar. Keseimbangan pasar adalah sebuah kondisi ketika keseimbangan antara jumlah produk yang diminta maupun yang ditawarkan dalam kurun harga tertentu.

Adapun proses yang satu ini penting untuk menentukan bahwa kurva keseimbangan akan tetap stabil atau tidak karena bisa dikalkulasi dengan rumus keseimbangan pasar. Kondisi ini juga menjelaskan adanya kesamaan antara harga produk yang diminta konsumen dan yang ditawarkan produsen.

Keseimbangan pasar juga dikenal sebagai keseimbangan harga karena apabila keseimbangan dalam pasar telah tercapai maka semua harga akan cenderung stabil. Keseimbangan harga bisa terjadi tergantung pada kekuatan permintaan serta penawaran dari para konsumen.

Apabila permintaan konsumen lebih kuat dibandingkan dengan penawaran produsen maka harga suatu produk akan meningkat. Hal ini terjadi sebaliknya, yakni apabila penawaran yang lebih kuat dibanding permintaan, maka harga barang juga akan menjadi turun.

Rumusnya adalah QD = QS = QE dan PD = PS = PE, yang mana D(demand (permintaan)), S(supply (penawaran)), P(price (harga)), Q(quantity), E(equilibrium (keseimbangan)). Apabila dideskripsikan dengan sebuah grafik maka keseimbangan pada pasar muncul pada titik potong antara kurva.

  1. Proses Keseimbangan Pasar

Perlu diketahui lebih lanjut bahwa terdapat proses dari keseimbangan pasar, yakni proeusen yang menyediakan produk yang sesuai dengan permintaan konsumen tersebut. Karena telah menjadi strategi pemasaran utama bahwa kewajiban seorang penjual adalah menyediakan produk yang paling sesuai.

Sesuai di sini adalah sesuai dengan permintaan konsumen, yang mana apabila barang yang disediakan lebih banyak di saat minat pembeli menurun dan sebaliknya. Pastinya akan muncul ketidakseimbangan dari harga pasar tersebut, ini sangat penting untuk dipastikan dengan baik.

Adapun apabila harga di pasar tidak seimbang pastinya keseimbangan pasar dapat diprediksi akan sulit sekali terjadi. Ketika suatu harga menjadi terlalu tinggi maka para konsumen akan dirugikan, sementara itu jika Harga terlalu rendah akan menyebabkan kerugian bagi para pihak penjual.

Jadi, kita emang harus menentukan sifat kebijakan ekonomi sebagai intervensi guna menjaga kestabilan setiap harga yang ada. Saat menjalankan kebijakan ekonomi Anda bisa mencoba cara mengendalikan harga terendah atau tertinggi, yang mana ketika kedua harga diletakkan maka keseimbangan dalam pasar akan tetap stabil.

Adapun proses tawar-menawar harga di dunia pasar yang mempunyai fungsi untuk meraih kesepakatan harga yang disepakati oleh kedua belah pihak.

  1. Fungsi Keseimbangan Pasar

Adapun dalam dunia bisnis dan investasi terdapat fungsi permintaan ataupun penawaran yang berdampak secara menyeluruh yakni terhadap aliran keuangan perusahaan. Tentu bisa dipengaruhi ragam faktor agar terjadi kesepakatan dalam harga di antara konsumen dan produsen.

Fungsi pertama adalah fungsi permintaan, yang diidentifikasi dengan adanya jumlah barang sesuai dengan permintaan serta sederet faktor pendukung lain seperti hukum permintaan yang berlaku pada pasar nantinya.

Bahwa suatu produk yang mengalami kenaikan harga maka secara otomatis memicu penurunan permintaan terhadap produk tersebut. Oleh karena ini, demi keseimbangan memang harus terjadi suatu kondisi kompetisi bisnis di antara produsen sehingga konsumen juga berkompetisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.