Pasar Tanah Abang Cukup Ramai Meski Sebagian Kios Tutup

Pengelola Blok A Pasar Tanah Abang Jakarta Heri Supriyatna mengatakan kondisi pasar cukup ramai meski sebagian kios tampak tidak beroperasi saat memasuki liburan akhir tahun.

“Kalau jumlah pengunjung kita belum bisa pastikan. Tetapi sejak Sabtu kemarin, memang agak lumayan ramai karena mereka tidak hanya ke Blok A saja, tetapi juga B, F dan Metro,” kata Heri saat ditemui di Jakarta, Minggu, 26 Desember 2021.

Heri menuturkan, meskipun pengunjung dapat dikatakan lumayan ramai sejak Sabtu, kepadatan tak terlihat seperti hari-hari biasa. Sebab, banyak kios yang tidak beroperasi akibat beberapa pedagang sedang merayakan Hari Natal.

Terlihat situasi Blok A di Pasar Tanah Abang hanya ramai pada bagian depan sampai tengah saja. Sedangkan pada bagian belakang dan lantai atas, tampak sepi dan hanya sedikit pedagang yang menggelar barang dagangannya.

“Sebagian dari pedagang merayakan Natal, jadi rata-rata tidak membuka kiosnya. Jadi kalau di Blok A yang jumlah kiosnya ada sebanyak 7.833 kios, sekitar 30 sampai 40 persen sajalah maksimal yang membuka dagangannya,” ujar dia.

Karena situasi masih dapat dikatakan cukup ramai, Heri memutuskan untuk memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan dengan mengerahkan 100 personel guna melakukan pemantauan di dalam gedung.

12 Selanjutnya

Sedangkan untuk mengawasi area di luar gedung, pihaknya bekerja sama dengan Satpol-PP, Polisi dan Dinas Perhubungan guna memastikan seluruh masyarakat yang berada di kawasan tersebut dengan mendirikan posko setidaknya di empat titik pada kawasan tersebut.

Heri menegaskan pihaknya akan terus memastikan protokol kesehatan terus dijalankan meski situasi di Pasar Tanah Abang khususnya Blok A meskipun kondisi sedang sepi. Ia berharap pandemi segera berakhir, sehingga kegiatan bisa berjalan dengan normal kembali. “Kami selaku pengelola tetap mengedepankan disiplin protokol kesehatan. Selandai apapun sekarang atau dampaknya tidak seperti bulan Juli lalu. Kami berharap semua masyarakat tetap aware terkait masalah COVID-19. Jangan sampai kondisi kemarin terulang lagi karena dampaknya sangat merugikan,” kata Heri.

ANTARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.